darahku

the other side of my own Life

Minggu, 18 April 2010

Maafkan Tuan


cukup Tuan...
sudah cukup kurasakan sakitnya penghinaan dalam diri...
bertemu denganmu,, bukan hal yang kusesali..
bahagia ku temukan dalam tiap teduhnya tutur...
dan senyuman sapa..
namun Tuan..
tak pernah ku tau..
engkau Tuan,, yang ku agungkan dalam altar tertinggi hati...
penyesalan dalam dirimu tak terselimuti lagi..
oh Tuan.. 
bukan kehendakku bertemu dengamu,, 
dan bukan pula kuasaku memiliki rasa lebih pada dirimu,,
kekagumanku,,, dan tergantungnya diri ini padamu
ternyata menghinakanmu..
tak pernah inginku....
Tuan,, kau tetap indah dikalbu,,
meski ternyata kau sesali bertemu denganku...

Tersimpan

Tuan....
senyumanmu tetap terpajang dalam bingkai emas ruang....
Tuan....
gadis hina ini tetap tak mampu berpaling..
tapi Tuan...
jangan kau kawatir...
dia akan diam tetap akan diam sibuk dengan kegilaanya...
kegilaan bercinta dalam bayangan....

Sabtu, 17 April 2010

kehendak

semua bersemai di musim semi
taburan itu menebar kesetiap penjuru hati
letak jantungku ada di sini
di dalam pengharapan
terus menerus berprsangka
lebih dari arah lebih dari tujuan

tapi siapa yang tau
ketika hatiku mulai ada di lorong kehendak
yang tak mungkin berbelok
dari suasana yang nyata bagi manusia
tapi tak nyata dan sama bagi kehendak
aq mulai selaraskan hati dengan kehendak Nya
dan aku membuat sepi malam ini
dengan diamku yang enggan berkata
ketika..

"do the best fo your best life in the future 
i dont know,, which one is it 
you have your own life it's without me 
i'm in out side of line 
bahagiakan diri aa jangan pandang orang lain 
apapun itu pastikan terbaik buat aa 
orang lain belum tentu berikan yng terbaik" ucapnya

mungkin inilah yang dinamakan kehendak
kan ku arahkan dengan benar
terserah kehendak yang mau berbaur
silahkan berlari...sebelum berhenti itu harus..
dan sebelum semua itu terlambat

'I don't know where i'm going, but i'm on my way..'

love you amour..

Pasrah


Tuan... sang pemilik hati .. kini kan ku letakkan semuanya dalam altar pemujaan...
berharap kan tersentuh sucinya Sang empunya Kehidupan...
ku serahkan dalam keikhlasan..
dalam baktian jiwa pada sang kematian.....
takkan ku sentuh lagi bayangan sang Tuan..
kan ku bingkai dalam keindalan malam
yang tersembunyi dalam gelapnya hati
hanya engkau yang kan ada di akhir cerita Tuan...
akhir dari tiap permulaan..
yang membiaskan corak pelangi dalam pasung hati
Tuan...
ku genggam temali ini
kan ku gantung jiwa ini dalam hukuman kematian...

satu malam saja

ketika kata tak terucap dengan apa yang telah tergoreskan
aku merenungi dilemma yang ada di antara kita berdua
satu tentang karir dan kedua cinta
bukan berarti akan aku sisihkansatu diantara keduanya
tetap akan aku kuatkan genggaman ini 
demi cinta dan masa depanku

izinkan.. satu malam ini sajah aku membencimu karena kekuranganku
izinkan satu malam ini sajah aku merenungi semua katamu
aku dalam dilemma.. tidakkah kau berkenan terus memberi celah untukku?

aku akan tetap bersama indahnya harmoni sang dewi 
akan ku nanti pelukan bidadari pagi
jadikan cintaini suci, jadikan cinta ini abadi 

with love arie setya..

inikah akhirnya Tuan?

"mengapa harus ada kamu???
aku benci kamu.."
Tuan..
apah mimpi ini terlalu buruk Tuan?
apak ini kenyataan Tuan...?
benar Tuan... andai kita tak pernah bertemu,
dan andai kata-kata yang lalu tak pernah terucap..
dan andai hati ini tak pernah tersayat..
tapi kah bisa ku andaikan jika cinta ini tak pernah hadir menyapa gersangnya malam sang gadis kesepian?
bisa kah ku tak berandai Sang Tuan tak pernah tawarkan kehidupan?
mampukah sang gadis tolol berandai  tersenyum tanpa hadir sang Tuan?
Ataukah berandai Tuan tak pernah ajarkan bermimpi panasnya siang?
cukup Tuan,,
Gadis tolol ini akan pergi..
gadis gila ini akan tetap diam dalam kegilaan,,.
mungkin Tuan.. kau tak kan faham,,
mengapa gadis ini hanya diam dalam kebisuan rasa yang menghampa dalam temaramnya dunia..
Tuan,, menatapmu dalam kebisuan akan berikan kematian....
dan biarkan gadis gila ini  memilih jalan kematianya sendiri

untuk sang Tuan

Tuan, ,,
malam ini tak seindah gemintang bersorak dan besenandung untuk sang rembulan...
tau kah engkau Tuan ada apa gerangan?
malam ini tetap hampa seenggan angin kegelapannya...
beku Tuan,, tidakkah Tuan rasakan?
Tuan.. apa kah kau merasakan?
sang dewi malam kesepian
Tuan,, ku masih berharap kau menatapku dalam kemuraman malam,,
Tuan,, namun kini kau tak ada hasrat tuk mengungkapkan..
kemana Tuan?
Tuan,,..
bosankah sang langit kelam bermuram untuk
menjadi tempat bergantungnya sang bintang dan singgahsana sang dewi malam?
Tidak Tuan,,... dia setia tetap menjadi gelap dan kelam hanya untuk dia..
Ya Tuan.. namun,, entahlah Tuan,, kau masih tetap diam,,
dan kau masih tak melihatku diam...

kau berubah Tuan...

Kamis, 15 April 2010

siapakah dia Tuan?

Tuan....
sudah cukup kau terdiam dalam kelamnya kerinduan....
Tuan...
tidakkah kau lihat aku yang masih malu dan merangkul erat-erat...
namun lidahku masih tercekat untuk berucap...
Tuan...
aku diam.. memang diam.. dan akan tetap diam...
karena tak ada sesuatu yang mampu ku ucapkan ketika ku tatap Tuan...
dan Tuan...
sempat ku lihat disenja yang lalu kau tegur gadis merona pipinya..
tertunduk wajahnya...
aaah Tuan,, kau tersenyum padanya
gadis manis itu mengguratkan senyuman padamu, diwajah lusuhmu...
siapa dia Tuan??
kuharap dia tak merebutmu dari singgahsana hatiku...
aku cemburu Tuan,, ketika kau ucapkan salam perpisahan padanya dengan senyumanmu..

Selasa, 13 April 2010

kerinduan Tuan...

Tuan,, jangan kau diam tanpa tegur sapa pada gadis yang sedang menggila karena pesona yang Tuan tawarkan...
Tuan,, ingin ku dengar janji-janji Tuan yang manis seperti yang lalu...
Tuan.... senja masih menunggu seuntai kata petuah dari lidah yang berjiwamu...
wahai Tuan,, jangan kau diam tanpa senyuman..
tidakkah kau liat aku menggenggam seuntaian harapan yang belum sempat ku berikan...
aku takut jika Tuan tetap diam, maka bagaimana bisa kan ku berikan.
sedang kau tau.. Tuan, menatapmu pun ku tak berani, selalu kau ulurkan tanganmu menyapaku lembut dipagi yang dihiasi tirai berlian berkilaukan emas...
tapi kini kau diam pusat masai tanpa kehangatan,,
ada apa Tuan,, sudahkah kau bosan dengan kediaman gadis gila ini?

Jumat, 09 April 2010

untuk Tuan

Berandai sejenak menerbangkan seberkas harapan yang masih mengambang dan bergelayut diantara temaram bintang... tidak kah ku dapat secarik bergores tinta emas sang Tuan untuk kubaca dimasa akan... untuk sedikit kukembangkan senyuman didalamnya hati yang gersang... Tuan,, sedikit ku tundukkan untuk sembunyikan merah padam.. adakah Tuan mengetahui ada sedikit rasa menyelinap diam-diam dan tak mungkin disembunyikan jika ku tatap Tuan.